Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) – Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan kebutuhan industri, FPIK bersama BPPMPV KPTK KEMDIKDASMEN sukses menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Kejuruan Berbasis Dunia Kerja bidang Perikanan dengan fokus utama "Teknologi Surimi dan Produk Turunannya". Kegiatan yang dirangkai dengan Uji Kompetensi Keahlian ini berlangsung pada 13 hingga 22 Juli 2026 bertempat di Laboratorium Teknologi Hasil Perikanan (THP).

Acara secara resmi dibuka oleh Dekan FPIK, Dr. Moh. Mustakim, S.Pi., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguasaan teknologi pengolahan modern seperti surimi untuk meningkatkan nilai tambah produk perikanan sekaligus mencetak lulusan SMK kejuruan yang siap bersaing.

Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Wakil Dekan I Dr. Agustina, S.Pi., M.Si., Wakil Dekan III Irwan Ramadhan Ritonga, S.Pi., M.Si., Ph.D., serta Kepala Laboratorium THP Prof. Dr. Ir. Hj. Andi Noor Asikin, M.Si. Hadir pula mewakili pihak Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPMPV KPTK) Kemdikdasmen, yaitu Dr. Santia Gardenia Widyaswari dan Fachruqi Waris, S.Pi., M.Sc.

Dalam praktiknya, para peserta diajarkan teknik pembuatan surimi sebagai bahan baku perantara (intermediate product) berkualitas tinggi yang kemudian diolah menjadi beragam variasi produk bernilai tambah. Berbagai olahan pangan berbasis surimi yang berhasil diproduksi selama pelatihan meliputi bakso ikan, ekado ikan, siomay ikan, hingga crab stick.

Selama sepuluh hari, para peserta yang terdiri dari guru-guru kejuruan dibekali materi teori serta praktik intensif tersebut. Melalui kolaborasi strategis dengan BPPMPV KPTK ini, diharapkan para pendidik dapat mentransfer ilmu dan keterampilan berbasis standar dunia kerja secara optimal kepada para siswa di sekolah masing-masing.

berita Atn