Kuliah Umum FPIK UNMUL: Kajian Ekotoksikologis Pencemaran Perairan di Kalimantan Timur

J

Jum’at (13/10) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman (Unmul) mengadakan kuliah umum dengan Tema ; “ Kajian Ekotoksikologis Pencemaran Perairan di Kalimantan Timur.

Acara yang diselenggarakan oleh Fakultas FPIK ini menghadirkan Narasumber  dari Dosen Universitas Diponegoro yakni Dr. Haeruddin, M.Si. Kuliah umum ini dihadiri oleh para dosen dan  Mahasiswa FPIK.

Kuliah Umum, di awali dengan sambutan Dekan FPIK Unmul yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik. Dalam sambutannya Dr. Bambang Indratno Gunawan, S.Pi., M.,Si.menyampaikan selamat datang dan terimakasih kepada para Dosen dan Mahasiswa atas kesediaan menghadiri kuliah umum dengan tema Kajian Ekotoksikologis Pencemaran Perairan di Kalimantan Timur”. Tema kuliah umum ini sangat penting, mengingat isu yang berkembang saat ini banyak dibicarakan di tingkat Nasional maupun di Tingkat Internasional Marine Debris (sampah laut) karena sampah plastic sangat membahayakan kelangsungan organisme perairan dan kehidupan manusia.Kuliah umum ini juga diharapkan dapat meningkatkan iklim akademik dalam rangka peningkatan Akreditasi A.

Lanjut Dr. Bambang, Semoga kedepannya ada kerjasama antara FPIK Undip dan FPIK Unmul untuk meningkatkan kualitas Jurnal ilmiah yang terakreditasi. Setelah menyampaikan sambutan di lanjutkan dengan penyerahan  Plakat oleh Dr Bambang Indratno Gunawan selaku yang mewakili Dekan kepada Narasumber Bapak Haeruddin, M.Si.

Sementara itu, Dr. Haeruddin sebagai Narasumber memaparkan dampak negative dari industry perkebunan dan industry migas terhadap kualitas perairan dan ikan. Dr. Haerudiin juga memaparkan hasil-hasil penelitian Keran Darah dan mengajak para Dosen agar bekerjasama dibidang penelitian tentang Ekotoksikologis. Di akhir sambutannya Beliau berpesan kepada para Mahasiswa agar selalu menjadi pelopor untuk penanggulangan sampah plastic, dan tidak membuang sampah plastic sembarangan, tambahnya.

Dalam sesi diskusi, ada beberapa dari Dosen dan Mahasiswa FPIK memberikan pertanyaan terkait Ekotoksikologis kepada Narasumber.

Kegiatan Seminar Nasional Dan Pelantikan DPW FPBI KALTIM

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman menyelenggarakan Seminar Nasional dan sekaligus Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Forum Pemuda Bahari Indonesia Kalimantan Timur ( DPW FPBI Kaltim ) pada Selasa (10/10). Bertempat di Aula Auditorium Unmul. Dalam seminar ini  turut hadir  Rektor Universitas Mulawarman Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si dan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Umum Dan Keuangan Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si.

Dalam Sambutannya Ketua Panitia Dr. Bambang Indratno Gunawan, S.Pi., M.Si menyampaikan selamat datang khususnya kepada Pembicara dan Peserta Seminar Nasional Perikanan Dan Ilmu Kelautan Unmul 2017 dengan  tema “Strenghtening Tropical Fisheries Management And Maritime Development In The Rain Forests Enviroment”  atau Memperkuat Pengelolaan Perikanan Tropis Dan Pembangunan Kemaritiman di Lingkungan Hutan Hujan Lembab. Berkaitan dengan tema tersebut kami menghadirkan pembicara kunci, yakni Prof. Dr. Ir. Sulistiono, M.Sc dari Guru Besar FPIK IPB, dan 3 pembicara undangan yakni : Ibu Dr. Gusti Noorlitaria Achmad, SE., MM Selaku Pembina FPBI Kaltim, Dr. Ir. H. Zairin Zain, M.Si, Kepala BAPPEDA Provinsi Kalimantan Timur dan Bapak Prof. Dr. Ir. A. Syafei Sidik, M.Sc, Guru Besar FPIK Unmul. Adapun jumlah pesrta dalam seminar Nasional Perikanan ini sebanyak 300 orang yang terdiri dari Pembina, Pengurus Pusat dan daerah FPBI se Kaltim, Organisasi Kepemudaan se Kaltim, Kepala Dinas SKPD Kaltim terkait, dan Dosen serta Mahasiswa di Lingkungan Universitas Mulawarman. Seminar ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi perikanan tropis berbasis lingkungan hutan hujan lembab sebagai implementasi PIP Unmul dan memahami Kebijakan daerah dalam pembangunan kemaritiman di Kalimantan Timur. Selain itu, kegiatan pelantikan Pengurus DPW FPBI Kaltim dalam seminar Nasional ini dimaksudkan untuk membentuk wadah strategis bagi pemuda dan mahasiswa yang memiliki ketertarikan dalam bidang kebaharian dalam rangka untuk meningkatkan kesadaran dan penghayatan dalam pembangunan berwawasan maritim serta semangat bela Negara.

Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si, dalam sambutannya , Saya ingin menegaskan bahwa hari ini ada dua agenda yang sangat penting dan sama-sama strategis,. Di lantai 4 rektorat ada seminar  Internasional, yg membahas soal  perbatasan dalam kaitannya pembangunan Negara dan Internasional, kebetulan yg hadir di sana Gubernur Kaltara yg juga Alumni Fakultas Pertanian Unmul Dr. Ir. H. Irianto Lambrie,  juga ada Komandan Korem, Tp saya lebih memilih menghadiri Seminar FPIK Unmul karena rasanya yang menjadi fockus perhatian kita adalah  tdk lepas dari 2 agenda penting yaitu agenda Nasional Program Kerja Presiden kita menjadikan Indonesia sebagai Porus Maritim Dunia, yang tidak kalah menariknya  adalah mengangkat dan mengkaji tentang apa yg menjadi visi misi atau PIP nya unmul yaiu Tropicals Studies Hutan Lembab dan Lingkungannya dikaitkan dengan Maritim Tropis. Dan yang menarik lagi  adalah, saya ingat betul Presiden Pertama Indonesia selalu menyampiakn berikan aku 10 Pemuda untuk mengguncang Dunia. Hari ini kita akan melantik Forum Pemuda Bahari Indonesia dan kehadirannya bukan hanya 10 orang, tapi sangat banyak, rasanya  bukan hanya Dunia yang akan di guncang tapi bagaimana mengangkat dan menjadi penyelamat Bahari, Lingkungannya, dan yang menjadi persoalan kita pada saat ini. Itu alasan penting kenapa saya hadir dalam Acara Seminar ini. Tutu Rektor Unmul Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si

Lanjut Rektor,  Apalagi tadi sudah di sampaikan Ketua Panitia,  Ketua FPBI, dan  dekan, potensi kelautan Indonesia yang sangat cukup luas dari sisi potensi lautnya banyak sekali potensi2 yang bisa di  gali dan kita manfaat kan, jadi kalau  itu bisa di galki, bisa dimanfaat kan dengan baik, saya poikir, cita kita, cita cita pemerintah Pemerintah Jokowi menjadi Porus Maritim dunia rasanya Insya Allah akan  terwujud.

Harapan saya dlam seminar ini akan lahir beberapa rekomendasi  apalagi ada prof  Dr. Ir. Sulistiono, ada Prof Syafei, ada pakar maritime yang datang mengkaji  sedikitnya perhatian pemerintah Nasional Maupun Pemerintah Daerah terhadap keilmuan yang dimiliki oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan menjadi suatu keilmuan yang sangat strategis  sehiingga bisa menjadi kekuatan untuk membangun Bangsa dan Negara.

 

 

BEM FPIK ADAKAN SEMINAR WOMEN INTERPRENEUR

Oktober 2017, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan   (BEM FPIK) Universitas Mulawarman, dalam hal ini Divisi Keperempuanan, menyelenggarakan seminar women Interpreneur dengan tema “Peran Wanita Dalam Memajukan Sektor Perikanan” dengan menghadirkan pemateri dari Alumnus Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman, yakni Ibu Arintia dewi, S.Pi dan Nur Rini rahman, S.Pi. Dalam Acara Seminar ini di buka langsung oleh Dekan Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman yakni Dr. Ir. H. Iwan Suyatna, M.Sc., DEA, yang di hadiri oleh puluhan Mahasiswa FPIK Unmul.

Dalam sambutannya Dr. Ir. H. Iwan Suyatna, M.Sc DEA, selaku Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman, menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap  BEM FPIK Unmul atas terselenggaranya kegiatan seminar Women Interpreneur tersebut, dikarenakan dengan kegiatan ini dapat memotivasi mahasiswa agar mampu menjadi seorang pengusaha untuk mengangkat sector perikanan.Semoga seminar Women Interpreneur yang mampu menghadirkan para pembicara handal dan alumni FPIK Unmul  yang sukses membangun usahanya sendiri dan dapat memberikan motivasi kepada para peserta untuk merintis usahanya sendiri. Tambahnya.

Sementara Ketua BEM FPIK Unmul, Kausar menyampaikan tujuan daripada seminar ini adalah untuk membangun semangat serta tahapan dalam melakukan persiapan dalam menuju kehidupan nyata kita sebagai Mahasiswa.Ada beberapa  peran fungsi Mahsiswa  tatkala tidak diimbagi dengan pengalaman serta pengetahuan selama kita berada di Kampus, tentu itu akan terasa sia-sia.

Tentu kami yakin Mahasiswa Perikanan akan tidak merasa kesulitan ketika lulus dari Kampus, karena kita sebagai Mahasiswa Perikanan dan Ilmu Kelautan tentu selain dari pada mengharapkan pekerjaan di instansi pemerintah, tapi kita juga bisa membuka lapangan pekerjaan  dengan potensi yang ada ini, “Tambah Kausar”.

FPIK Unmul melaksanakan Yudisium Periode III Angkatan ke-54 Tahun 2017

Rabu, 20 September 2017, Yudisium periode III angkatan ke-54 bertempat di lantai I Ruang Kerapu Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman pada pukul 08.30 Wita sampai selesai, yang dihadiri seluruh peserta yudisium, orang tua/wali yudisiawan dan pimpinan fakultas FPIK Unmul.

Diawali dengan paduan suara lagu indonesia raya dilanjutkan hymne FPIK serta mars perikanan dan ilmu kelautan dilantunkan bersama seluruh peserta yudisium. Selanjutnya pembacaan surat Kelulusan Program Sarjana (S1) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman oleh Wakil Dekan I, berlanjut 50 peserta yudisium mendapatkan surat pernyataan kelulusan.